TSWoTUOlTUW7TSW8TUGpTpW8Ti==
Breaking
News

Revitalisasi KB Nusa Indah Taletting Disorot, LSM SIDIK Pertanyakan Dugaan Pihak Ketiga

Font size
Print 0

 
Rilis Info News - Proyek revitalisasi Kelompok Bermain (KB) Nusa Indah Taletting di Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, menjadi sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat Saluran Informasi dan Investigasi Korupsi (LSM SIDIK).

LSM SIDIK mempertanyakan mekanisme pelaksanaan proyek yang diduga melibatkan pihak ketiga serta minimnya keterlibatan masyarakat setempat dalam pengerjaan revitalisasi tersebut.

Ketua LSM SIDIK, Mahmud Cambang, mengatakan persoalan tersebut perlu mendapat perhatian karena program revitalisasi satuan pendidikan pada prinsipnya mengedepankan mekanisme swakelola dengan melibatkan pihak sekolah dan masyarakat sekitar.

Menurut Mahmud, keterlibatan masyarakat bukan sekadar persoalan tenaga kerja, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan transparansi, membuka kesempatan kerja, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas pendidikan yang dibangun.

“Kalau kegiatan revitalisasi ini dilaksanakan secara swakelola, tentu masyarakat dan tukang dari lingkungan sekitar semestinya dapat dilibatkan. Selain membantu pelaksanaan pekerjaan, keterlibatan warga juga bertujuan membuka lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian masyarakat setempat,” kata Mahmud. Sabtu (26/9/2026). 

Ia menyebut, berdasarkan pemantauan LSM SIDIK di lokasi, pihaknya menduga pelaksanaan revitalisasi KB Nusa Indah Taletting tidak sepenuhnya melibatkan masyarakat sekitar sebagaimana yang diharapkan dalam mekanisme swakelola.

“Dengan melibatkan masyarakat dan tukang setempat, partisipasi serta rasa memiliki warga terhadap fasilitas sekolah akan lebih tinggi. Pengawasan terhadap kualitas pekerjaan juga menjadi lebih terbuka dan transparan,” ujarnya.

Tak hanya mekanisme pelaksanaan, LSM SIDIK juga menyoroti material yang digunakan dalam pekerjaan revitalisasi tersebut.

Mahmud mengungkapkan, pihaknya mendapati dugaan penggunaan material besi yang disebutnya sebagai “besi banci”.

“Material besi yang digunakan pada proyek revitalisasi KB Nusa Indah Taletting diduga menggunakan besi banci. Ini tentu perlu diklarifikasi dan diperiksa lebih lanjut, karena kualitas material sangat berkaitan dengan kekuatan dan ketahanan bangunan,” ungkapnya.

Mahmud menegaskan, dugaan tersebut perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis. Karena itu, ia mendorong pihak berwenang melakukan pengecekan terhadap material yang digunakan untuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis pekerjaan.

Menurutnya, kualitas material tidak boleh diabaikan karena berkaitan langsung dengan keamanan dan ketahanan bangunan yang nantinya digunakan oleh siswa dan tenaga pendidik.

LSM SIDIK juga mengajak masyarakat turut mengawasi pelaksanaan revitalisasi tersebut. Terlebih, kegiatan pembangunan fasilitas pendidikan menggunakan anggaran negara.

“Pemerintah telah menggelontorkan anggaran untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui program revitalisasi satuan pendidikan. Tujuannya tentu memberikan fasilitas yang aman, nyaman dan layak bagi siswa maupun guru dalam proses belajar mengajar,” jelas Mahmud.

Karena itu, ia menilai penyelesaian pekerjaan tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan. Kualitas bangunan, kesesuaian material, serta transparansi pelaksanaan juga harus menjadi perhatian.

“Pengawasan yang ketat diperlukan agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai ketentuan, material yang digunakan sesuai spesifikasi, serta hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi sekolah dan masyarakat,” tegasnya.

Mahmud mengatakan LSM SIDIK akan terus mengawal pelaksanaan revitalisasi KB Nusa Indah Taletting. Pihaknya juga meminta pihak terkait memberikan klarifikasi mengenai mekanisme pelaksanaan pekerjaan, keterlibatan masyarakat, serta material yang digunakan.

“Pada prinsipnya, kami tidak ingin kegiatan ini hanya menjadi sorotan. Kami berharap ada keterbukaan dan klarifikasi dari pihak terkait sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang jelas mengenai pelaksanaan revitalisasi ini,” pungkas Mahmud.


Revitalisasi KB Nusa Indah Taletting Disorot, LSM SIDIK Pertanyakan Dugaan Pihak Ketiga
Check Also
Next Post

0Comments

Link copied successfully