Rilis Info News -  Pemerintah Kelurahan Salokaraja mengevakuasi seorang perempuan yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) di wilayah Paowe, Kelurahan Salokaraja, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Selasa (2/6/2026).

Evakuasi dilakukan sebagai langkah penanganan sekaligus untuk memastikan keamanan dan kenyamanan lingkungan sekitar setelah kondisi kejiwaan pasien kembali memburuk dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Perempuan berinisial G (58) tersebut kemudian dibawa ke RSUD Latemmamala Soppeng untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan perawatan medis lebih lanjut dari tenaga kesehatan.

Proses evakuasi melibatkan Pemerintah Kelurahan Salokaraja, Puskesmas Malaka, serta Bhabinkamtibmas. Kegiatan tersebut turut dipantau langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Salokaraja bersama jajaran staf kelurahan.

Plt Lurah Salokaraja, Nurwahidah, SE, menjelaskan bahwa pasien sebelumnya pernah menjalani perawatan di RSUD Latemmamala. Setelah diperbolehkan pulang, pihak kelurahan tetap melakukan pemantauan secara rutin terhadap kondisi pasien.

“Kami bersama dua staf Kelurahan Salokaraja rutin mengunjungi pasien setiap sore untuk memantau kondisinya. Kami juga membantu memastikan obat yang diresepkan dokter diminum secara teratur serta membantu mengganti pakaian pasien,” ujarnya.

Menurut Nurwahidah, keluarga pasien selama ini mempercayakan kepada pihak kelurahan untuk membantu mengawasi konsumsi obat-obatan yang diberikan dokter.

Namun, dalam beberapa hari terakhir pasien tidak lagi mengonsumsi obat karena persediaannya telah habis. Kondisi tersebut terjadi karena pihak keluarga belum sempat mengambil kembali obat di rumah sakit. Akibatnya, kondisi kejiwaan pasien diduga kembali kambuh dan menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.

“Beberapa hari terakhir obat pasien habis sehingga kondisinya kembali kambuh dan membuat warga sekitar merasa resah,” jelasnya.

Menindaklanjuti laporan warga, pihak kelurahan segera turun ke lokasi untuk memastikan kondisi pasien. Setelah berkoordinasi dengan Puskesmas Malaka dan Bhabinkamtibmas, diputuskan untuk membawa pasien kembali ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif.

“Kami langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Selanjutnya kami berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan Bhabinkamtibmas untuk membawa pasien ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan lanjutan yang sesuai,” tutup Nurwahidah.

Pemerintah Kelurahan Salokaraja menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pasien dan keluarganya, sekaligus memastikan proses pengobatan dan pemulihan dapat berjalan secara berkelanjutan.