TSWoTUOlTUW7TSW8TUGpTpW8Ti==
Breaking
News

Jalan Rabat Beton Rp1,2 Miliar di Wajo Disorot, LSM SIDIK: Jangan Uang Rakyat Dipakai Proyek Asal Jadi

Font size
Print 0

 

Rilis Info News -  Proyek lanjutan peningkatan ruas jalan rabat beton Anabanua–Mattirowalie, Kabupaten Wajo, senilai Rp1,26 miliar dari APBD 2025 kini menjadi sorotan publik. Proyek yang dikerjakan CV.APP itu diduga tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis.

Sorotan tersebut mencuat setelah adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) yang mengungkap dugaan ketidaksesuaian pekerjaan, mulai dari ketebalan rabat beton di bawah spesifikasi, mutu beton yang dinilai tidak memenuhi standar, hingga permukaan jalan yang disebut cepat mengalami keausan.

Ketua LSM SIDIK, Mahmud Cambang, menilai proyek infrastruktur yang menggunakan uang rakyat seharusnya mengutamakan kualitas, bukan sekadar mengejar penyelesaian proyek.

“Kalau sejak awal sudah ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi, wajar publik mempertanyakan kualitas pekerjaan dan pengawasannya,” tegas Mahmud. Jumat (22/5/2026). 

LSM SIDIK juga menyoroti lemahnya pengawasan proyek sehingga pekerjaan yang diduga tidak sesuai spesifikasi tetap berjalan.

“Pengawasan jangan hanya formalitas. Jangan sampai anggaran miliaran rupiah menghasilkan proyek yang kualitasnya dipertanyakan masyarakat,” ujarnya.

Mahmud bahkan menduga adanya indikasi kerugian daerah dalam proyek tersebut. Karena itu, pihaknya meminta aparat penegak hukum turun melakukan penyelidikan.

“Kami tidak segan melaporkan persoalan ini ke APH jika ditemukan adanya indikasi pelanggaran hukum maupun kerugian daerah,” katanya.

LSM SIDIK mendesak pihak pelaksana proyek dan instansi terkait segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pekerjaan tersebut.


Jalan Rabat Beton Rp1,2 Miliar di Wajo Disorot, LSM SIDIK: Jangan Uang Rakyat Dipakai Proyek Asal Jadi
Check Also
Next Post

0Comments

Link copied successfully