Rilis Info News - Isu penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) mulai memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Mengantisipasi potensi kepanikan hingga praktik curang, jajaran Polsek Pammana bergerak cepat melakukan patroli dan monitoring di SPBU Pertamina 74.90901 Ulugalung, Desa Lempa, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.
Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Pammana, AKP Ami Suandi, S.H bersama sejumlah personel. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi lonjakan pembelian BBM yang kerap berujung antrean panjang hingga kelangkaan.
AKP Ami Suandi menegaskan, kehadiran polisi di lapangan bertujuan menjaga situasi tetap kondusif sekaligus mencegah keresahan publik.
“Monitoring ini kami lakukan untuk mengantisipasi panic buying, potensi penolakan kenaikan harga, hingga penyebaran hoaks yang bisa memperkeruh situasi,” tegasnya.
Tak hanya memantau, petugas juga berkoordinasi langsung dengan pihak pengelola SPBU. Polisi memberikan peringatan keras agar distribusi BBM dilakukan secara tertib dan transparan, tanpa celah kecurangan.
Sejumlah potensi pelanggaran menjadi sorotan, mulai dari penyalahgunaan BBM bersubsidi, praktik pembelian berulang, hingga penimbunan dan penjualan kembali BBM jenis solar.
“Kami tidak akan mentolerir praktik yang merugikan masyarakat. Distribusi harus adil dan sesuai aturan,” ujarnya.
Selain itu, polisi juga mengingatkan agar antrean kendaraan tetap tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar SPBU.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan situasi masih terkendali. Aktivitas masyarakat berlangsung normal tanpa adanya gangguan keamanan maupun indikasi pelanggaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Propam Polsek Pammana, Aiptu H. Saparuddin, S.H bersama personel lainnya.
Sumber : Kasi Humas Polres Wajo

.jpg)
0Comments