Rilis Info News - Potret kehidupan memilukan tergambar dari keseharian Ibu Mariati (61), seorang perempuan lanjut usia yang harus menjalani hidup dalam keterbatasan dan kondisi jauh dari kata layak. Di usia senjanya, ia berjuang menghadapi himpitan ekonomi serta menempati rumah yang nyaris tak lagi bisa disebut hunian.
Luput dari perhatian selama bertahun-tahun, Ibu Mariati tinggal di sebuah rumah kayu tua yang terletak di Jalan Sunu, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Berdasarkan pantauan media, kondisi rumah tersebut sudah sangat memprihatinkan. Bangunannya lapuk dimakan usia, bahkan bagian belakang rumah telah roboh dan sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan penghuninya.
Kondisi itu memaksa Ibu Mariati bersama saudaranya yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ) bertahan hidup di kolong rumah. Mereka memilih tempat tersebut demi menghindari ancaman reruntuhan bangunan yang bisa roboh kapan saja.
Kepala Kelurahan Lemba, Sofyan Massaire, SE, saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (10/1/2026), mengaku sangat prihatin dengan kondisi warganya tersebut. Ia menilai kehidupan yang dijalani Ibu Mariati memang sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius.
“Kehidupan Ibu Mariati sangat memprihatinkan. Rumah yang ditempati sudah tidak layak huni dan berisiko membahayakan keselamatan,” ujar Sofyan.
Ia mengungkapkan bahwa pihak kelurahan sebenarnya telah berulang kali mengusulkan bantuan bedah rumah untuk Ibu Mariati kepada instansi terkait. Namun hingga saat ini, bantuan tersebut belum juga terealisasi.
“Sudah beberapa kali kami usulkan, bahkan tahun lalu kembali kami ajukan bantuan bedah rumah untuk Ibu Mariati. Namun sampai sekarang belum ada realisasi,” jelasnya.
Sofyan menambahkan, pihaknya telah kembali berkoordinasi dengan Camat Lalabata dan akan mengajukan usulan lanjutan agar Ibu Mariati segera mendapatkan bantuan rumah layak huni.
“Kami berharap usulan ini bisa segera ditindaklanjuti, sehingga Ibu Mariati dapat menempati rumah yang aman dan layak,” harapnya.
Meski demikian, Sofyan menegaskan bahwa Ibu Mariati telah terdaftar sebagai penerima berbagai program bantuan sosial di Kelurahan Lemba. Salah satunya, ia baru-baru ini menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Sosial.
“Alhamdulillah, kemarin Ibu Mariati telah menerima BLT Kesra sebesar Rp900 ribu. Tadi sore kami juga bersama ibu RT dan Bhabinkamtibmas menyerahkan bantuan beras,” pungkasnya.
Ia memastikan pemerintah kelurahan akan terus berupaya maksimal meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di wilayahnya, agar tidak ada lagi warga yang harus bertahan hidup dalam kondisi yang membahayakan keselamatan jiwa.


0Comments