TSWoTUOlTUW7TSW8TUGpTpW8Ti==
Breaking
News

Kerja Senyap Berbuah Nyata, Soppeng Kantongi Rp60 Miliar dari Bank Dunia untuk 20 Brigade Pangan Milenial

Font size
Print 0

 
Rilis Info News -  Langkah Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memperkuat sektor pertanian mulai menunjukkan hasil nyata. Tanpa banyak gembar-gembor, daerah ini berhasil mengamankan dukungan pendanaan sekitar Rp60 miliar dari Program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) yang didukung Bank Dunia untuk memperkuat 20 Brigade Pangan Milenial.

Keberhasilan tersebut merupakan tindak lanjut dari rangkaian komunikasi dan koordinasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Soppeng dengan Kementerian Pertanian. Puncaknya, pada pertengahan Juli 2026, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menerima kunjungan Direktur ICARE, Bram Kusbiantoro, bersama perwakilan Bank Dunia, Mr. Joel, untuk meninjau langsung lokasi yang diusulkan sebagai penerima program pertanian berbasis modernisasi.

Hasil peninjauan itu menjadi penentu masuknya Program ICARE di Kabupaten Soppeng. Daerah ini kemudian ditetapkan sebagai salah satu penerima bantuan senilai sekitar Rp60 miliar yang bersumber dari pembiayaan Bank Dunia.

Direktur ICARE, Bram Kusbiantoro, menjelaskan bahwa program tersebut hanya dilaksanakan di tiga provinsi di Indonesia, yakni Sulawesi Selatan, Lampung, dan Kalimantan Barat. Khusus di Sulawesi Selatan, hanya empat kabupaten yang dinilai memenuhi kriteria, yaitu Soppeng, Gowa, Barru, dan Enrekang.

"Soppeng menjadi salah satu daerah yang dinilai siap untuk pengembangan pertanian modern berbasis korporasi. Bantuan ini akan difokuskan pada penguatan Brigade Pangan," ujar Bram.

Di Kabupaten Soppeng, program ICARE akan menyasar 20 Brigade Pangan yang akan memperoleh dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, serta mempercepat modernisasi sektor pertanian.

Tahapan program kemudian berlanjut dengan pelaksanaan Sosialisasi ICARE Project Implementation Unit (PIU) yang digelar Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian (BRMP Sistem) di Aula Pertemuan Gabungan Dinas, Kompleks Kantor Bupati Soppeng, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, H. Andi Haeruddin, yang mewakili Bupati Soppeng.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan, ditegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Soppeng merupakan peluang besar sekaligus amanah yang harus dijalankan secara optimal agar manfaat program benar-benar dirasakan para petani.

Pemerintah Kabupaten Soppeng juga berkomitmen mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan tepat sasaran, meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kesejahteraan petani, serta mempercepat transformasi menuju sistem pertanian yang modern, efisien, dan berdaya saing.

Sosialisasi tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, organisasi perangkat daerah, penyuluh pertanian, akademisi, kelompok tani hingga pelaku usaha pertanian. Selain pemaparan program, peserta juga mendapat pembekalan teknis mengenai penguatan kelembagaan dan penerapan sistem pertanian modern.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng, H. Asis Dahlan, menjelaskan bahwa implementasi Program ICARE akan difokuskan di empat kecamatan, yakni Lalabata, Ganra, Marioriawa, dan Donri-Donri.

Menurutnya, program tersebut secara khusus menyasar petani milenial berusia maksimal 40 tahun sebagai upaya mendorong regenerasi pelaku sektor pertanian di Kabupaten Soppeng.

"Penyaluran bantuan dijadwalkan berlangsung mulai pertengahan Agustus hingga pertengahan September 2026. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat Brigade Pangan sebagai motor penggerak pertanian modern di Soppeng," jelas Asis Dahlan.

Masuknya Program ICARE diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga mempercepat lahirnya ekosistem pertanian modern yang berbasis teknologi, efisien, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan daya saing sektor pertanian Kabupaten Soppeng di tingkat regional maupun nasional.


Kerja Senyap Berbuah Nyata, Soppeng Kantongi Rp60 Miliar dari Bank Dunia untuk 20 Brigade Pangan Milenial
Check Also
Next Post

0Comments

Link copied successfully