/*]]>*/
TSWoTUOlTUW7TSW8TUGpTpW8Ti==
Breaking
News

LSM SIDIK Soroti Pengelolaan Tanah Ornamen, Warning Keras Dugaan Permainan Setoran dan Aset Daerah

Font size
Print 0

Rilis Info News -  Lembaga Swadaya Masyarakat Saluran Informasi dan Investigasi Korupsi (LSM SIDIK) menyoroti lemahnya transparansi dalam pengelolaan tanah ornamen yang merupakan aset milik Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng. Aset tersebut sejatinya diperuntukkan bagi masyarakat guna menunjang kesejahteraan sosial dan peningkatan ekonomi warga, bukan menjadi lahan “abu-abu” yang rawan praktik permainan administrasi maupun kebocoran pendapatan daerah.

Sebagai bagian dari aset daerah, tanah ornamen disewakan kepada masyarakat atau petani penggarap melalui mekanisme retribusi yang wajib disetorkan ke kas daerah, baik secara bulanan maupun tahunan sesuai ketentuan yang diatur dalam Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati. Namun, pengelolaan aset tersebut dinilai perlu mendapat pengawasan serius agar tidak sekadar tertib secara administratif, sementara kontribusi riil terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru tidak transparan.

Ketua LSM SIDIK, Mahmud Cambang, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap tata kelola tanah ornamen di Kabupaten Soppeng. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan seluruh hasil retribusi sewa lahan benar-benar masuk ke kas daerah dan tidak berhenti sebatas laporan administrasi.

“Jangan sampai pengelolaan tanah ornamen hanya terlihat rapi dalam laporan, tetapi pendapatan daerah justru bocor dan tidak pernah benar-benar masuk ke kas daerah. Ini adalah aset rakyat, bukan milik pribadi atau kelompok tertentu,” tegasnya.

Ia juga mendesak pemerintah daerah agar lebih terbuka terkait data pengelolaan tanah ornamen, mulai dari luas lahan, jumlah penggarap, nilai retribusi, hingga total pemasukan yang diterima daerah setiap tahunnya. Menurutnya, transparansi merupakan kunci utama untuk menutup celah praktik penyimpangan dan permainan dalam pengelolaan aset daerah.

“Jika dikelola secara profesional dan transparan, tanah ornamen dapat menjadi sumber PAD yang besar sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Namun bila pengawasannya lemah, maka praktik titip nama, permainan setoran, hingga kebocoran PAD akan semakin subur,” pungkasnya.

(A1R) 
LSM SIDIK Soroti Pengelolaan Tanah Ornamen, Warning Keras Dugaan Permainan Setoran dan Aset Daerah
Check Also
Next Post

0Comments

Link copied successfully