Rilis Info News - Maraknya penyebaran informasi palsu di era digital mendorong jajaran Polres Soppeng untuk bergerak cepat. Melalui Satuan Humas, kegiatan penyuluhan bertema “Antisipasi Berita Hoax” digelar di Kampung Baru, Lagoci, Desa Timusu, Minggu (19/4/2026) pukul 14.00 WITA.
Kegiatan yang berlangsung di rumah warga, milik Ibu Jusmawati, ini merupakan hasil kolaborasi antara Polres Soppeng dan mahasiswa KKN Tematik Universitas Lamappapoleonro Posko XXI. Warga setempat tampak antusias mengikuti penyuluhan yang menyoroti bahaya laten hoax di tengah derasnya arus informasi digital.
Kasi Humas Polres Soppeng, AKP H. Husain, hadir sebagai pemateri utama. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya literasi digital sebagai benteng utama masyarakat di tengah gempuran informasi yang belum tentu benar.
“Di era digital saat ini, masyarakat dituntut lebih cerdas dan selektif. Jangan mudah percaya, apalagi menyebarkan informasi yang sumbernya tidak jelas. Hoax bukan sekadar berita bohong, tapi bisa memicu keresahan hingga mengganggu keamanan dan ketertiban,” tegasnya.
Ia juga memaparkan sejumlah ciri umum berita hoax, dampak negatif yang ditimbulkan, serta langkah-langkah praktis untuk memverifikasi informasi sebelum dibagikan ke publik.
Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Warga tidak hanya menyimak, tetapi juga aktif bertanya dan berdiskusi, menandakan tingginya kesadaran akan pentingnya memahami informasi secara kritis.
Sementara itu, Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, menyampaikan bahwa kegiatan edukatif seperti ini merupakan strategi preventif Polri dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga cerdas dalam bermedia sosial. Jangan sampai hoax memecah persatuan yang sudah terjaga dengan baik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Timusu dan Soppeng secara luas semakin tangguh menghadapi arus informasi, serta berperan aktif menjaga kondusifitas wilayah dengan tidak menjadi bagian dari rantai penyebaran hoax.


0Comments