TSWoTUOlTUW7TSW8TUGpTpW8Ti==
Breaking
News

Menjelang Fitrah: Anak-Anak SDN 7 Salotungo Mengetuk Pintu Langit dengan Takbir

Font size
Print 0

Rilis Info News -   Suasana berbeda terasa di SDN 7 Salotungo pada hari terakhir kegiatan belajar di bulan suci Ramadhan, Sabtu (14/3/2026). Tidak hanya dipenuhi kegembiraan menjelang libur Idul Fitri, tetapi juga suasana batin yang hangat dan khidmat.

Para murid bersama seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan berkumpul untuk mempraktikkan takbiran Idul Fitri. Kegiatan ini tidak sekadar melafalkan kalimat takbir dalam bahasa Arab, tetapi juga menjadi momen pembelajaran untuk memahami makna di balik setiap kalimat yang diucapkan.

Dengan bimbingan Kepala Sekolah Abdul Asis, para siswa diajak memahami arti dari kalimat “Allahu Akbar”. Mereka dijelaskan bahwa Allah Maha Besar, lebih besar dari apa pun di dunia ini—lebih besar dari rasa marah, rasa takut, maupun keinginan yang dapat membuat manusia lupa kepada-Nya.

Ketika membaca “Laa ilaaha illallah”, para siswa diajak memahami bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Dialah tempat manusia berharap, kembali, dan menggantungkan segala doa serta cinta.

Sementara pada kalimat “Walillahil hamd” anak-anak diajarkan bahwa segala puji hanya milik Allah. Ia yang memberikan udara untuk bernapas, menghadirkan orang tua yang menyayangi, guru yang membimbing, serta teman-teman yang berbagi kebahagiaan.

Dalam penjelasannya, Kepala Sekolah menekankan bahwa takbir bukan hanya rangkaian kata yang dilafalkan, tetapi juga nilai yang harus hidup dalam hati.

“Jika hati merasa Allah Maha Besar, maka anak-anak akan lebih mudah berkata jujur, menghormati orang tua, menyayangi teman, dan mencintai kebaikan,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, takbir yang dilantunkan para siswa bukan sekadar latihan menyambut Idul Fitri. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pembelajaran sederhana tentang perjalanan hati menuju Allah.

Dari ruang kelas sederhana di SDN 7 Salotungo, lantunan takbir anak-anak terdengar syahdu. Seolah membawa doa yang tulus dan polos: agar hati mereka tetap bersih sebagaimana makna kemenangan setelah menjalani ibadah Ramadhan.

Kegiatan ini sekaligus mengingatkan bahwa hakikat pendidikan tidak hanya mencerdaskan pikiran, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai kebaikan dan cahaya dalam hati anak-anak.


Menjelang Fitrah: Anak-Anak SDN 7 Salotungo Mengetuk Pintu Langit dengan Takbir
Check Also
Next Post

0Comments

Link copied successfully