Rilis Info News - Sebuah kisah haru datang dari pelosok Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto. Seorang kakek lanjut usia bernama Dg Sila (±90 tahun) harus menjalani hari-harinya seorang diri di sebuah gubuk sederhana berukuran sekitar 3x4 meter. Tanpa keluarga yang mendampingi, ia bertahan hidup dengan bekerja sebagai yabo-yabo atau pemulung, mengumpulkan barang-barang bekas untuk sekadar menyambung hidup.
Kesunyian dan keterbatasan menjadi teman setia di usia senjanya. Bahkan, pada malam sebelumnya, persediaan beras yang menjadi satu-satunya sumber makanan kakek Dg Sila dilaporkan telah habis.
Kabar tersebut sampai kepada Kapolres Jeneponto, Haryo Basuki. Tanpa menunggu lama, Kapolres Jeneponto AKBP Haryo Basuki, S.I.K., M.H. langsung menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan sembako kepada kakek Dg Sila melalui jajaran Polsek Kelara bersama Kasi Dokkes Polres Jeneponto.
Bantuan itu menjadi secercah harapan bagi kakek Dg Sila yang selama ini berjuang sendirian menghadapi kerasnya kehidupan. Dengan mata berkaca-kaca, ia menerima bantuan tersebut yang sangat berarti baginya.
Kapolres Jeneponto AKBP Haryo Basuki menyampaikan bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga harus hadir membawa kepedulian dan membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang hidup dalam keterbatasan.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa di tengah kesibukan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri tetap memiliki hati untuk melihat dan membantu warga yang membutuhkan uluran tangan.
Bantuan yang diberikan mungkin sederhana, namun bagi kakek Dg Sila di usia 90 tahun yang hidup sebatangkara, itu adalah harapan baru untuk melanjutkan hidupnya dengan sedikit rasa tenang dan perhatian dari sesama.

0Comments