TSWoTUOlTUW7TSW8TUGpTpW8Ti==
Breaking
News

Menjahit Martabat, Menapaki Kebersamaan: Doa dan Apresiasi Keluarga Besar SDN 7 Salotungo

Font size
Print 0

Rilis Info News -   Dalam suasana yang penuh makna, Keluarga Besar SD Negeri 7 Salotungo memaknai genap satu tahun kepemimpinan H. Suwardi Haseng, SE dan Ir. Selle KS Dalle di Kabupaten Soppeng sebagai perjalanan amanah yang terus ditapaki dengan kesungguhan.

Memori penyerahan pakaian seragam sekolah secara simbolis oleh Bupati Soppeng  H. Suwardi Haseng, SE di SD Negeri 7 Salotungo bukanlah sekadar agenda seremonial. Di tangan seorang pemimpin yang menyerahkan seragam kepada anak didik, tersirat pesan yang lebih dalam dari sekadar bantuan material. Itu adalah simbol kehadiran negara dalam ruang-ruang sunyi pendidikan; sebuah pernyataan bahwa setiap anak berhak mengenakan martabat yang sama, berdiri sejajar dalam barisan cita-cita.

Seragam itu ibarat kain penutup ego—menghapus sekat sosial, menyatukan niat dalam satu barisan ilmu. Di setiap jahitannya terpatri doa, agar anak-anak tumbuh bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial. Bahwa pendidikan bukan hanya transfer pengetahuan, melainkan pembentukan jiwa.

Begitu pula Kebersamaan Keluarga Besar SD NEGERI 7 Salotungo dengan Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle saat gerak jalan santai dalam rangka hari jadi guru menjadi isyarat indah tentang pentingnya berjalan bersama. Langkah yang diayunkan berdampingan antara pemimpin dan pendidik adalah metafora kolaborasi—bahwa membangun pendidikan tidak dapat ditempuh dengan jarak, tetapi dengan kedekatan hati dan visi.

Gerak jalan itu bukan sekadar olahraga, melainkan simbol perjalanan panjang dunia pendidikan. Ada peluh, ada tawa, ada semangat kolektif. Dan ketika wakil bupati hadir menyatu dalam barisan guru, di sanalah terbangun jembatan kepercayaan bahwa pemerintah dan insan pendidikan berada dalam frekuensi yang sama: memuliakan guru, memajukan generasi.

Keluarga Besar SD Negeri 7 Salotungo menyampaikan selamat dan apresiasi atas satu tahun pengabdian kepemimpinan ini. Semoga setiap kebijakan menjadi cahaya, setiap langkah menjadi penuntun arah, dan setiap kebersamaan menjadi penguat harmoni.

Kami percaya, membangun daerah sejatinya adalah menanam nilai. Dan menanam nilai dimulai dari sekolah—dari ruang kelas sederhana yang didalamnya tumbuh mimpi-mimpi besar.

Semoga Kabupaten Soppeng terus bersemi sebagai tanah yang subur bagi ilmu, adab, dan kemajuan. Karena ketika pemimpin menjahit martabat melalui seragam, dan berjalan bersama guru dalam satu irama langkah, di situlah peradaban sedang ditumbuhkan dengan cinta dan kesadaran.

(Red) 


Menjahit Martabat, Menapaki Kebersamaan: Doa dan Apresiasi Keluarga Besar SDN 7 Salotungo
Check Also
Next Post

0Comments

Link copied successfully