TSWoTUOlTUW7TSW8TUGpTpW8Ti==
Breaking
News

Fasilitas DPRD Soppeng Disorot, Toilet Tergenang Picu Kritik Publik

Font size
Print 0

Rilis Info News -   Kondisi toilet di Kantor DPRD Kabupaten Soppeng menjadi sorotan publik setelah diketahui tergenang air dan terlihat jorok. Fasilitas umum di lingkungan lembaga legislatif tersebut dinilai tidak mencerminkan standar kebersihan kantor pemerintahan serta menimbulkan ketidaknyamanan bagi pegawai maupun tamu.

Pantauan di lokasi menunjukkan adanya genangan air di lantai toilet dengan tingkat kebersihan yang jauh dari kata layak. Kondisi ini memicu kritik dari berbagai pihak, khususnya pemerhati tata kelola anggaran dan pelayanan publik.

Ketua Investigasi dan Monitoring LHI, Mahmud Cambang, angkat bicara terkait persoalan tersebut. Ia menilai kondisi toilet DPRD Soppeng yang banjir dan jorok merupakan bentuk kelalaian serius dalam pengelolaan fasilitas publik.

“Ini sangat memprihatinkan. Kantor DPRD adalah rumah rakyat yang seharusnya menjadi contoh dalam hal kebersihan dan kenyamanan, bukan justru mempertontonkan kondisi toilet yang tergenang air dan kotor,” ujar Mahmud, Senin (12/1/2025).

Mahmud juga mempertanyakan penggunaan anggaran cleaning service yang setiap tahun dialokasikan oleh Sekretariat DPRD Kabupaten Soppeng. Menurutnya, jika anggaran kebersihan dikelola dan dimanfaatkan secara maksimal, kondisi toilet seharusnya tidak seperti yang terjadi saat ini.

“Kami mempertanyakan ke mana anggaran cleaning service selama ini. Jika anggarannya ada dan berjalan, mengapa fasilitas dasar seperti toilet justru tidak terawat?” tegasnya.

Ia menilai perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan kebersihan di lingkungan DPRD, termasuk kinerja pihak ketiga atau petugas kebersihan yang ditunjuk.

Lebih lanjut, Mahmud menyebut kondisi toilet yang tergenang air bukan sekadar persoalan teknis, melainkan cerminan lemahnya pengawasan dan manajemen internal. Menurutnya, jika fasilitas sederhana seperti toilet saja tidak terurus, maka publik berhak mempertanyakan pengelolaan fasilitas lain yang bernilai lebih besar.

“Ini soal komitmen dan pengawasan. Jangan sampai anggaran tersedia, tetapi hasilnya tidak dirasakan masyarakat,” katanya.

Mahmud berharap pimpinan DPRD Kabupaten Soppeng bersama Sekretariat DPRD segera mengambil langkah cepat dan konkret untuk memperbaiki kondisi tersebut. Ia juga mendorong adanya transparansi dalam penggunaan anggaran kebersihan agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap ada pembenahan segera dan pengelolaan yang lebih profesional. Toilet bersih adalah kebutuhan dasar, bukan kemewahan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Sekretariat DPRD Kabupaten Soppeng belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi toilet yang tergenang air tersebut. Masyarakat kini menunggu langkah nyata dan klarifikasi dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.


(Red)


Fasilitas DPRD Soppeng Disorot, Toilet Tergenang Picu Kritik Publik
Check Also
Next Post

0Comments

Link copied successfully